JAKARTA— Semangat persaudaraan dan solidaritas terus dijaga oleh warga Sumba di perantauan. Hal ini tercermin dalam perayaan hari ulang tahun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Barat Insan Keluarga Besar Sumba (IKBS) yang digelar pada 19 Maret 2026 di Sekretariat DPC, Kamal, Jakarta Barat.
Perayaan tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus dan anggota DPC Jakarta Barat, tetapi juga sejumlah tokoh penting organisasi, antara lain Ketua Umum IKBS Hermanus Malo Dona, Sekretaris Umum IKBS Celestino Reda, Ketua Ikatan Keluarga Asal Sumba Barat Daya (Ikalsabda) Kolonel Gerardus Maliti, serta Ketua Dewan Pakar IKBD Dapa Dedi.

Ketua DPC Jakarta Barat, Martinus Lelu Bili, dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan organisasi yang dipimpinnya tidaklah mudah. Meski penuh dinamika, DPC tetap berkomitmen untuk hadir bagi anggotanya dalam berbagai situasi kehidupan.
“Di sini kita saling mendukung, saling menolong, dan saling memberi,” ujarnya.
Martinus juga mengajak seluruh anggota untuk membangun relasi yang baik di tengah masyarakat luas serta berkontribusi, sekecil apa pun, demi kebaikan bersama.
Ia turut mengingatkan pentingnya tetap memberi perhatian dan dukungan bagi kampung halaman di Sumba.
Dalam rangkaian ibadat syukur, Jonan Lende menyampaikan refleksi yang mengajak anggota memaknai perbedaan sebagai kekuatan. Ia mengibaratkan keberagaman pendapat dalam organisasi seperti taman bunga.
“Kalau hanya satu jenis bunga, taman itu tidak indah. Tapi kalau banyak jenisnya, taman itu menjadi indah sekali,” ungkap alumnus Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini.
Sementara itu, Ketua Umum IKBS Hermanus Malo Dona memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh DPC Jakarta Barat.
Herman menilai kekompakan yang dibangun menjadi fondasi penting dalam menjaga persaudaraan di tengah kehidupan kota metropolitan yang penuh tantangan.
“Saya salut dengan semangat Pak Martinus. Mari kita terus berjalan bersama sebagai saudara yang saling peduli,” katanya.
Sebagai penutup acara, dilakukan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Martinus juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus pusat atas dukungan yang telah diberikan selama ini.
Sebagai simbol penghargaan, ia menyerahkan satu ekor ayam kepada masing-masing perwakilan.
“Terimalah. Inilah bentuk keikhlasan dan terima kasih kami,” ucapnya.
Perayaan ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota besar, nilai-nilai persaudaraan dan solidaritas tetap dapat tumbuh dan dirawat dengan kuat. (Lapier/01)
Leave a Reply